Jayapura – Dalam rangka mendukung program pemerintah di
bidang Keluarga Berencana (KB) serta peningkatan derajat kesehatan ibu dan
anak, Koramil 1701-02/Jayapura Utara menggelar kegiatan Komunikasi Sosial
(Komsos) Program Penyuluhan KB Kesehatan Semester II TA 2025, bertempat di
Makoramil 1701-02/Japut, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, pada Jumat
(21/11/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil
1701-02/Japut, Kapten Inf Anton A. Sudrajat, dan diikuti oleh sebanyak 40 orang
ibu rumah tangga yang merupakan pasangan usia subur dari perwakilan tiap
kelurahan. Adapun tema kegiatan yaitu “Peran Komunikasi Sosial Kreatif yang
Inovatif dalam Memperkuat Kemandirian dan Karakter Bangsa Guna Mendukung
Program Pemerintah RI di Daerah.
Hadir sebagai narasumber yaitu Bidan Koordinator Puskesmas
Jayapura Utara, Ni Ketut Mariani M.Keb., Perwakilan BKKBN Abepura Juliana Asbat
dan Yuni Karim, serta kader Posyandu Kelurahan Gurabesi.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Anton A. Sudrajat menegaskan
bahwa penyuluhan KB Kesehatan memiliki peran penting dalam peningkatan
kesejahteraan keluarga, khususnya bagi pasangan usia subur, ibu hamil, dan ibu
pasca melahirkan. Menurutnya, pemahaman mengenai pengaturan jarak kelahiran dan
kesehatan reproduksi merupakan dasar dalam membangun keluarga yang sehat dan
bahagia.
“Materi yang disampaikan pada penyuluhan ini sangat penting
untuk dipahami dan diikuti dengan baik. Harapan kami, para peserta dapat
menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menjaga kesehatan diri, anak, serta
keluarga,” ujar Danramil.
Materi inti penyuluhan disampaikan oleh Ni Ketut Mariani
M.Keb., didampingi Juliana Asbat dan Yuni Karim (PLKB/BKKBN). Para peserta
diberikan penjelasan mengenai pengertian Keluarga Berencana, tujuan KB, manfaat
pengaturan jarak kelahiran, serta berbagai metode kontrasepsi yang dapat
dipilih sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing. Edukasi ini diharapkan
meningkatkan kesadaran para ibu tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi
sebelum dan sesudah persalinan agar tubuh tetap berada dalam kondisi prima.
Selain materi KB, Juliana Asbat dari BKKBN Abepura turut
menyampaikan penyuluhan mengenai pencegahan stunting. Ia menegaskan bahwa
balita yang berat badan maupun tinggi badannya tidak mengalami peningkatan
harus segera mendapatkan perhatian khusus, termasuk melalui pemberian PMT serta
makanan pendamping tiga kali sehari secara teratur. Ia juga mengimbau
penggunaan KB pasca melahirkan dan pemeriksaan kesehatan berkala ke Puskesmas
untuk mencegah kehamilan dini saat tubuh ibu belum pulih secara optimal.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh interaksi. Para
peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab seputar kesehatan ibu dan
anak, metode kontrasepsi, hingga pola pemenuhan gizi balita.
Melalui penyuluhan ini, Koramil 1701-02/Japut berharap
sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan BKKBN dapat terus ditingkatkan dalam
rangka mendukung kesehatan ibu dan anak serta mempercepat penurunan angka
stunting di wilayah Jayapura, tutupnya. (Redaksi Papua)



.png)
.png)









fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!