PAPUA SELATAN, Merauke – Kepala Staf Kodam (Kasdam)
XXIV/Mandala Trikora Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto menghadiri Upacara
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 di Lapangan Apel Kantor
Gubernur Provinsi Papua Selatan, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Senin (27/4/2026).
Upacara yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita
Wujudkan Asta Cita” dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir.
Apollo Safanpo, S.T., M.T., IPM. selaku Inspektur Upacara. Kehadiran Kasdam
XXIV/MT sebagai representasi Pangdam menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung
penyelenggaraan pemerintahan daerah yang stabil dan berorientasi pada pelayanan
masyarakat.
Dalam amanatnya, Gubernur Papua Selatan menekankan
pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam memperkuat tata kelola
pemerintahan yang transparan, responsif, dan akuntabel. Momentum Hari Otonomi
Daerah juga menjadi refleksi perjalanan panjang desentralisasi di Indonesia
serta komitmen pemerintah dalam memberikan kewenangan luas kepada daerah guna
mempercepat pembangunan.
Kasdam XXIV/MT Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto menegaskan
bahwa kehadirannya sebagai perwakilan Pangdam merupakan bentuk dukungan nyata
TNI AD terhadap agenda strategis pemerintah daerah. “Kodam XXIV/MT siap
mendukung setiap kebijakan pembangunan daerah melalui sinergi yang kuat guna
menciptakan stabilitas dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Upacara diikuti oleh jajaran pemerintah provinsi, TNI-Polri,
lembaga legislatif, tokoh masyarakat, hingga akademisi. Puluhan satuan
setingkat pleton (SST) dari organisasi perangkat daerah turut ambil bagian
sebagai peserta upacara, mencerminkan soliditas dan partisipasi aktif seluruh
elemen dalam memperingati Hari Otonomi Daerah.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan
penghormatan pasukan, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan sejarah singkat
otonomi daerah, hingga penyematan pin komitmen meraih opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) oleh Gubernur Papua Selatan.
Momentum peringatan ini sekaligus menunjukkan sinergitas
yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan
dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Papua Selatan, sebagai fondasi
utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berpihak
kepada masyarakat.














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!