Jayapura — Peran strategis TNI dalam memperkuat ketahanan
pangan nasional kembali ditegaskan melalui keterlibatan aktif aparat
kewilayahan di tengah masyarakat. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim
1701/Jayapura, Serda Yosep Manan, melaksanakan kegiatan anjangsana sekaligus
pendampingan pertanian dengan membantu proses pembajakan lahan milik petani di
Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembinaan
teritorial TNI AD yang tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga
turut mendorong pembangunan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan
yang berkelanjutan. Lahan seluas kurang lebih satu hektare milik Bapak Yosep
tersebut direncanakan akan ditanami padi varietas unggul Inpari secara
bertahap, sebagai upaya meningkatkan produktivitas hasil panen.
Dalam pelaksanaannya, Serda Yosep Manan menunjukkan
pendekatan komprehensif dengan tidak hanya terlibat secara langsung dalam
proses pengolahan lahan, tetapi juga memberikan pendampingan teknis dan
motivasional kepada petani. Hal ini mencerminkan peran Babinsa sebagai
fasilitator sekaligus motivator dalam mendorong kemandirian dan daya saing
petani lokal.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk
hadir dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kami tidak hanya
membantu secara fisik, tetapi juga memberikan pemahaman terkait teknik
pertanian yang lebih efisien, termasuk langkah-langkah antisipatif dalam
menghadapi potensi hama maupun faktor lain yang dapat memengaruhi hasil panen,”
ujar Serda Yosep Manan di sela kegiatan.
Lebih lanjut, Babinsa juga mengedukasi petani mengenai
pentingnya penerapan pola tanam yang adaptif, pengelolaan lahan yang
berkelanjutan, serta optimalisasi penggunaan sumber daya yang tersedia.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi
pertanian secara konsisten, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat
berbasis agraris.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian mendapat
respons positif dari masyarakat. Bapak Yosep selaku pemilik lahan menyampaikan
apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia menilai bahwa
pendampingan tersebut tidak hanya membantu dari sisi tenaga, tetapi juga
membuka wawasan baru dalam pengelolaan usaha tani.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran
Babinsa. Arahan yang diberikan sangat membantu kami dalam memahami cara bertani
yang lebih baik. Harapan kami, ke depan hasil panen bisa meningkat dan kerja
sama seperti ini terus terjalin,” ungkapnya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergitas yang kuat antara TNI
dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang
ketahanan pangan. Lebih dari itu, pendampingan yang dilakukan secara
berkelanjutan diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani serta
memperkuat kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Keerom sebagai bagian dari
kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. (Redaksi Papua)





.png)








fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!