Keerom — Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan
nasional terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan di tengah
masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Babinsa Koramil 1701-23/Skanto, Sertu
Apriyanto, yang melaksanakan komunikasi sosial (komsos) sekaligus pendampingan
kepada peternak kambing di Kampung Wulukubun, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom,
Jumat (10/4/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Bapak Goyon, peternak
kambing lokal yang selama ini mengembangkan usaha ternak jenis Peranakan Etawa
(PE). Dalam kunjungan itu, Babinsa meninjau langsung kondisi kandang, memeriksa
kesehatan ternak, serta memberikan motivasi dan edukasi terkait pola
pemeliharaan yang tepat agar kambing tumbuh sehat, produktif, dan terhindar
dari penyakit.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam
memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Menurut Sertu Apriyanto,
sektor peternakan kambing memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan, terutama
di wilayah kampung yang masih memiliki ketersediaan lahan luas dan sumber pakan
alami yang melimpah.
“Beternak kambing memang membutuhkan ketelatenan dan
perhatian khusus, tetapi di wilayah pedesaan seperti ini justru memiliki banyak
keuntungan. Lahan masih luas, rumput tersedia, dan potensi pasarnya sangat
baik. Kami ingin masyarakat terus termotivasi untuk mengembangkan usaha ternak
sebagai sumber penghasilan keluarga,” ujar Sertu Apriyanto.
Ia menambahkan, kambing merupakan salah satu komoditas
ternak yang memiliki nilai jual cukup tinggi. Permintaan pasar terhadap
kambing, khususnya menjelang Hari Raya Idul adha, cenderung meningkat sehingga
membuka peluang ekonomi yang besar bagi peternak.
Selain memberikan nilai ekonomi, usaha peternakan kambing
juga memiliki manfaat bagi sektor pertanian. Limbah kotoran kambing, lanjutnya,
dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang efektif untuk meningkatkan
kesuburan tanah dan mendukung produktivitas lahan pertanian masyarakat.
Sementara itu, Bapak Goyon menyampaikan apresiasi atas
perhatian dan kepedulian Babinsa terhadap usaha peternakan warga. Menurutnya,
kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga
menambah pengetahuan dalam pengelolaan ternak yang lebih baik.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian
Babinsa. Kehadiran beliau memberi motivasi bagi kami untuk lebih semangat
merawat ternak, menjaga kebersihan kandang, dan mengembangkan usaha ini ke
depan,” ungkapnya.
Melalui komunikasi sosial yang humanis dan berkelanjutan,
Babinsa tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga berperan nyata
dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor peternakan
dan ketahanan pangan di tingkat kampung. (Redaksi Papua)
.png)













fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!