Jayapura – Peran aktif aparat kewilayahan TNI kembali
terlihat dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang peningkatan
gizi masyarakat. Melalui pendampingan dan pengawasan langsung, para Bintara
Pembina Desa (Babinsa) memastikan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi para
pelajar di Papua.
Pada Selasa (7/4/2026), Babinsa Koramil 1701-01/Sentani,
Serma Samsudir bersama Serka Frets Yohanis R., turun langsung mendampingi
pelaksanaan pembagian MBG di SD Negeri Dosai yang berlokasi di Jalan
Sentani–Depapre, Kampung Waibron, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.
Kehadiran Babinsa tidak hanya memastikan kelancaran distribusi, tetapi juga
mengawasi kualitas serta ketepatan penerima manfaat.
Program MBG di wilayah ini terlaksana melalui kolaborasi
antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Yayasan Kasih Iman Samuel Papua.
Sebanyak 1.769 siswa menerima manfaat dari program ini, dengan dukungan
distribusi yang dipusatkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di
Kampung Waibron.
Pengelolaan kegiatan dilaksanakan secara profesional di
bawah tanggung jawab Edison Awoitauw, S.T., S.H. selaku pimpinan yayasan.
Operasional lapangan dikendalikan oleh Eduardus Elfred Johandu sebagai Kepala
SPPG, didukung tenaga ahli gizi Desi Melanesia Kogoya serta tim administrasi
dan akuntansi yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah
ditetapkan.
Secara terpisah, kegiatan serupa juga berlangsung di wilayah
Kabupaten Keerom. Babinsa Koramil 1701-04/Arso, Serka Satria, turut
melaksanakan pendampingan dan pengawasan distribusi MBG di SD Inpres Pir 1
Arso, Kampung Yanamaa, Distrik Arso. Kehadiran Babinsa menjadi bagian penting
dalam menjamin kelancaran program serta menciptakan rasa aman bagi para siswa
dan tenaga pendidik.
Distribusi MBG di Kabupaten Keerom dipusatkan melalui SPPG
di Kampung Yuwanain, Arso 2, yang dikelola oleh Yayasan Gita Rhosa Dini.
Koordinasi wilayah dipimpin oleh Grace P. Lensru, S.Tr. Kep., Ners., dengan operasional lapangan yang
dikendalikan oleh Andyanto Makkan, S.T. Program ini juga didukung tenaga ahli
gizi Serfina Abuk, A.Md.Gizi serta tim administrasi oleh Nurdiana, S.Ak.,
bersama 45 tenaga kerja lainnya.
Sebanyak 2.511 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di
wilayah Arso turut merasakan manfaat program ini. Mereka berasal dari sejumlah
sekolah, antara lain SD Inpres Pir 2, SD Negeri 1 Arso 2, SD Inpres Pir 1, SMP
Negeri 1 Arso, SMP Taruna Tegasa, SMA Negeri 4 Arso, SMA Taruna Tegasa, hingga
SMK Negeri 1 Arso. Cakupan yang luas ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah
dalam memastikan pemerataan akses gizi bagi generasi muda di wilayah perbatasan
dan pedalaman.
Pendampingan Babinsa dalam program MBG tidak hanya berfokus
pada aspek pengamanan, tetapi juga mencakup pengawasan distribusi, koordinasi
lintas sektor, serta memastikan standar kebersihan dan kualitas makanan tetap
terjaga. Hal ini sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah,
serta mitra pelaksana dalam mewujudkan program yang berkelanjutan dan berdampak
luas.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu menjadi solusi
strategis dalam mengatasi permasalahan gizi anak usia sekolah, sekaligus
meningkatkan konsentrasi belajar dan prestasi akademik. Lebih dari itu, program
ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda
Papua yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, guna menyongsong masa depan
Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. (Redaksi Papua)
.png)













fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!