Merauke - Bertempat di Aula Anim Ha Makodim 1707/Merauke,
Jln. Raya Mandala, Kota Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan,
ratusan Prajurit TNI, PNS dan Persit KCK Korem 174/ATW dan Kodim 1707/Merauke
mengikuti Zoom Meeting dalam rangka Pembinaan Rohani Islam Tahun 2026 yang
dipimpin oleh Kasubdisbinrohis Disbintalad Kolonel Arm Sutikno, S.Pd. Kamis (12/3/26).
Nampak hadir pada kegiatan tersebut Kasi Pers Kasrem 174/ATW
Kolonel Inf Wildan Bahtiar, S.I.P., M.I.P., Kasetum Korem 174/ATW Kapten Inf
Heru Nur Sujianto, Pasi Intel Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Suriyan serta para
Pengurus Persit. Kehadiran para Prajurit beserta keluarga ini menunjukkan
komitmen bersama dalam memperkuat fondasi spiritual di lingkungan keluarga
besar TNI.
Dalam sambutannya yang mewakili Kadisbintalad, Kolonel Arm
Sutikno menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan untuk
berkumpul dalam kegiatan pembinaan rohani tersebut. Ia menegaskan bahwa
pembinaan rohani Islam memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan
prajurit dan keluarga sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas negara
serta dalam kehidupan bermasyarakat.
"Bagi keluarga, pembinaan rohani diharapkan mampu
menciptakan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah sehingga menjadi
sumber kekuatan moral bagi prajurit dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa
dan negara". ungkapnya.
Dikesempatan yang sama, Letkol Inf H. Usman, S.Ag.,
Kabagbimrohis Disbintalad menyampaikan materi tentang hak dan kewajiban suami
istri dalam Islam serta dalam hukum positif melalui Undang-Undang Perkawinan.
Dijelaskan bahwa hubungan suami istri harus dibangun atas dasar kesetaraan,
penghormatan, dan kasih sayang. Suami memiliki kewajiban memberikan nafkah
lahir dan batin, membimbing keluarga dalam urusan agama, serta menjaga
kehormatan istri. Sementara itu, istri memiliki kewajiban untuk taat kepada suami
dalam kebaikan, menjaga kehormatan diri dan harta keluarga, serta mengelola
rumah tangga dengan baik.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Letkol Inf H. Arifin,
S.Ag., Kabagwatrohis Disbintalad yang membahas berbagai permasalahan yang kerap
muncul dalam rumah tangga serta cara mengatasinya. Ia menjelaskan bahwa konflik
keluarga umumnya dipicu oleh buruknya komunikasi, persoalan ekonomi, kurangnya
kedekatan emosional, hingga campur tangan pihak ketiga. Oleh karena itu, solusi
terbaik adalah membangun komunikasi yang jujur, menurunkan ego, meluangkan
waktu bersama pasangan, memperkuat nilai spiritual, serta tidak ragu meminta
bantuan mediator seperti tokoh agama.


.png)
.png)










fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!